Rabu, 26 Agustus 2009

Kamis, 20 Agustus 2009

Selasa, 18 Agustus 2009

Saat Dia Mengambil Titipan-Nya Kembali...

Saat Dia mengambil titipan-Nya kembali...

Aku hanya bisa terhenyak di dudukku...

Sejenak ku tak tahu apa yang harus kuperbuat..

Duniaku terasa kelabu..

Fikirku buntu..

Asaku menjadi membiru...



Kemudian...

Kutersadar dalam munajahku..

Saat Dia berkehendak..

Saat Dia mengambil titipan-Nya kembali..

Ku harus mengikhlaskan semua

Karena semua milik-Nya bukan punyaku..

Kamis, 13 Agustus 2009

Bank Syariah di Indomaret


Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di propinsi Lampung. Siapa nyana..ternyata di kota kecil tersebut ternyata jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran dimana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket tersebut di Indomaret/Alfamart tersebut masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI dan Mandiri. Bahkan teknologi pembayaran dengan menggunakan Kartu Flazz dari BCA atau Kartu eToll yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri sudah bukan barang langka bagi masyarakat, tidak hanya di kota besar seperti Jakarta, tetapi juga masyarakat di ke kota kecil seperti Metro Lampung.

Kenapa kartu Flazz keluaran BCA begitu cepat dikenal oleh masyarakat?? Padahal rasanya belum genap setahun BCA meluncurkan produk barunya tersebut. Karena kemanfaatan kartu Flazz benar-benar dirasakan oleh masyarakat, mudah dimengerti dan tentu saja sangat mudah digunakan terutama sebagai ganti alat pembayaran untuk membeli kebutuhan pokok dan kebutuhan pribadi sehari-hari. Memperoleh kartu Flazz dan mempergunakannya tidak perlu susah-susah... Masyarakat sudah paham dengan pembelian kartu perdana handphone, masyarakat juga sudah akrab dengan transaksi atau kegiatan pengisian pulsa handphone, Kita hanya perlu membeli kartu perdananya saja yang langsung terisi sejumlah dana yang diinginkan. Sosialisasi dan promosi yang dilakukan tim marketing BCA juga sangat gencar di media-media promosi dalam kemasan berbagai ide kreatif iklan/ promosi yang menarik dan mudah dimengerti masyarakat.

Dan dapat kita lihat bersama... dalam jangka waktu yang relatif singkat masyarakat banyak sudah 'aware' terhadap produk kartu Flazz. , selanjutnya bisa langsung dipergunakan, gak usah jauh-jauh ke Mall, supermarket seperti Carrefour atau Giant yang biasanya ada di pusat kota, Kartu Flazz bisa langsung dipakai di seluruh Indomaret, Alfamart yang jaringannya sudah tersebar sampai ke pelosok kota. Apalagi seperti kota besar seperti di Jakarta ini, dimana saja....Indomaret atau Alfamart ada di setiap sudut jalanan. Kalau dananya habis...tinggal diisi ulang deh..gampang kan :) (kenapa saya jadi promosi kartu Flazz ya??)

Ini...inilah menurut hemat saya kunci keberhasilan marketing kartu Flazz yang harus dapat dijadikan 'Lessons Learnt' pelajaran yg berharga bagi para praktisi perbankan syariah untuk mengembangkan produk-produk perbankan syariah yang lebih dekat dengan masyarakat disamping juga memiliki kemanfaatan yang benar-benar dapat dirasakan, mudah dan tidak ribet, tidak merepotkan.
Mengapa para praktisi perbankan syariah tidak mencoba sukses story marketing kartu Flazz ini??. Kenapa bank-bank syariah tidak mencoba bekerjasama dengan jaringan supermarket atau minimarket seperti Indomaret dan Alfamart?? Bikin perjanjian atau MOU dulu dengan pemegang Lisensi utamanya untuk dapat memasang logo iB dan ATM/Debit/Credit Card Syariah di pintu-pintu masuk Indomaret dan Alfamart seperti logo Debit BCA/BNI atau mandiri.

Langkah selanjutnya perlu melakukan sosialisasi ke pemilik/pemegang franchise Indomaret/Alfamart termasuk sosialisasi kepada para kasir dan karyawan Indomaret/Alfamart... Saya fikir mereka adalah agent-agent yang potensial untuk memasyarakatkan perbankan syariah. Sosialisasi ini menurut hemat saya, memegang peranan yang sangat penting, karena tentu saja melibatkan budget sosialisasi yang sangat besar.

Sebenarnya kartu kredit bank syariah seperti Hasanah Card, ATM/Debit BNI syariah sudah bisa digunakan di Indomaret/Alfamart, karena di jaringan minimarket tersebut sudah tersedia mesin swiping card BNI.. Saya pernah mencobanya, saya bertanya dulu ke kasir, Debit BNI bisa dipakai disini?? (Nanyanya bukan kartu BNI syariahnya... :P .. Takut kasirnya ga ngerti :( ) ...dan berhasil !!!!. Hanya saja ternyata lebih banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa kartu ATM / Kredit Card syariah bisa juga digunakan di semua jaringan Indomaret/Alfamart.

Untuk pengembangan teknologinya, karena masalah klasik di bank syariah...keterbatasan dana, tahap awal bank syariah bisa nebeng kerjasama dulu dgn bank yg sudah eksis sepert BCA atau BNI tersebut. Alat swiping card yang sudah ada bisa dipakai bersama-sama seperti ATM Bersama atau ATM Prima. Tinggal skema kerjasamanya saja yg perlu didiskusikan agar menguntungkan semua pihak yang melakukan kerjasama.

Wah.. Seru juga barangkali ya kalau suatu saat di depan Indomaret atau Alfamart disambut logo iB dan tulisan "Disini Menerima Kartu Debit/Kredit Card Bank Syariah" ....


www.uchiemasdar.blogspot.com

Senin, 10 Agustus 2009

Bukan Sinterklas....

Siapa yg ga kenal dengan Sinterklas?? Itu lho dongeng kakek baik hati berjenggot putih yang suka bagi-bagi hadiah di malam Natal... Kehadirannya ditunggu-tunggu oleh sebagian anak kecil yang percaya.

Apa hubungannya "Bank syariah...?
Jauuhh..he..he.. (Mohon maaf...nyari tokohnya ga syariah....)
Tapi kalo dipaksain...bisa-bisa aja... :P

Bank Syariah seringkali diharapkan menjadi Sinterklas untuk semua pihak, baik nasabah penabung atau nasabah peminjam... Ya kaya Sinterklas gituh... Semua harus senang..
Kalau mau nabung atau nitip uang... Jumlahnya gak boleh berkurang, gak ada biaya administrasi, bisa diambil kapan saja, dapet bonus atau bagi hasil yang besar.
Di sisi lain... Keinginan nasabah peminjam, syaratnya musti gampang, gak perlu jaminan, biayanya semurah mungkin, biaya-biaya administrasi kalau bisa dibayarin bank syariah, jangka waktu fleksible, cicilan lebih murah..dan.. yang terpenting..kalau rugi..bank syariah musti ngertiin kalau situasi ekonomi yang lagi ga bagus, bukan karena kesalahan pengelolaan dana.

Hhmm...susah memang menjadi yang di tengah.. Harus bisa mengakomodir kepentingan dan kebutuhan semua pihak. Sebagai lembaga intermediary bank syariah dituntut untuk beroperasi secara profesional, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good governance), cermat dalam mengambil peluang investasi/bisnis yang menghasilkan return yang tinggi tentu saja sudah mempertimbangkan resiko yang akan dihadapi. Pokoke..bank syariah musti PERFECT...sempurna..

Masih ada lagi... Bank Syariah dituntut punya indikator sendiri dalam hitung-hitungan nisbah atau bagi hasilnya... Kalau masih melirik-lirik BI Rate, SBI Rate atau tingkat bunga antar bank... dimana syariahnya?? Kritik sebagian besar akademisi dan praktisi...
Yang idealis berteori..harus system ekonomi dan moneternya dulu yang sesuai syariah...harusnya sistem mata uang dinar yang diterapkan, harusnya ada bank sentral syariah..bla..bla..
terhadap perkembangan bank syariah
Yang skeptis beranggapan bank syariah saat ini belum syariah...ga akan mampu bersaing dengan bank konvensional.. Semut kok brani-braninya lawan gajah.. Ga apple to apple.. Ga lawan lah...:P

Yang lebih bijak berkata...semua ini kan berproses..tidak semudah membalik telapak tangan. Butuh perjuangan panjang...Butuh dukungan serius dari pemerintah...dan tentu saja untuk menyediakan anggaran yang besar untuk sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat.. Agar masyarakat mendapat pembelajaran yang lebih lengkap bagaimana bertransaksi dengan bank syariah...
Agar masyarakat tahu kemanfaatan bank syariah...Agar masyarakat atau nasabah yang ingin bertransaksi dengan bank syariah juga bertanggungjawab.. Ga bisa semaunya saja..
Bank syariah bukan lembaga sosial yang memberikan pelayanan cuma-cuma..
Karena Bank Syariah bukan Sinterklas... :)

Bandar Lampung 10 Agustus 2009

www.uchiemasdar.blogspot.com

Saat Aku Rindu...

Saat Aku rindu...
Kuteringat kembali...
Saat kita menyusuri tepian pantai...
Ombak kecil berkejaran membasahi pasir putih..
Semilir angin berhembus lembut..
Burung camar berkejaran dengan layar perahu nelayan..

Asaku melayang mengenang indahnya pagi itu...
Saat kau genggam jemariku lembut..
Saat ku bersandar di bahumu...
Ku tahu... kau akan selalu melindungiku..
Ku tahu... ku bisa mengandalkanmu...

Miss you Bang...
Bandar Lampung, 10 Agustus 2009

Minggu, 09 Agustus 2009

Ketika Jauh dari Orang-orang Terkasih

Ketika Jauh dari Orang-orang Terkasih
Serasa waktu berputar lebih lama..
Bergerak teramat perlahan..
Hatiku jadi nelangsa..
Hatiku gundah gulana..

Ketika Jauh dari Orang-orang Terkasih
Ku tak bisa berbuat apa-apa..
Sepenuh Asa..berharap pagi segera tiba...
Hanya doa yang bisa kutitipkan
Ya Allah...Jagalah mereka untukku..
Amin..

Miss Pappy, Jihan, Ravi n Nadhira

Lampung 9 Agustus 2009