Senin, 31 Agustus 2009

Izinkan aku menjadi hamba yang senantiasa bersyukur...


Siapa yang tak mau hidup berkecukupan, punya pekerjaan yang prosepektif dengan gaji yang kompetitif, rumah yang asri, kendaraan yang bagus, suami/istri keren, anak-anak yang sehat dan lucu, keluarga yang selalu menjalankan perintah agama, keluarga sakinah mawaddah dan wa rahmah. Pokoke semuanya berjalan mulus, aman, damai, tentram dan tercukupi lahir dan batin... Woww... ga nolak deh..

Tapi namanya hidup, biasanyanya gak mulus-mulus aja..
Adaa aja yang namanya masalah...
Anak sakitlah, orang tua sakit, saudara tertimpa musibah, teman sekerja yang gak kooperatif, lingkungan yang gak nyaman, bencana alam, teroris etc...etc..

Hhhhh...begitulah hidup, masalah membuat hidup lebih hidup..
Ibarat nasi tanpa lauk, lauk tanpa garam... hambar n gak enak...
Adanya masalah bikin kita tahu rasa nikmat hidup tanpa masalah..
Adanya masalah bikin kita berjuang untuk survive...
Adanya masalah bikin kita lebih kreatif...

Rumput tetangga sepertinya memang selalu lebih hijau dari rumput di halaman sendiri (sebenarnya gue ga pernah nanam rumput...habis lahannya terbatas si...:p)
Sepertinya kehidupan orang lain lebih menarik...
Sepertinya kehidupan orang lain lebih nyaman...
Sepertinya kehidupan orang lain lebih bahagia...

Ahh...ga juga tuuh..
Kehidupanku selalu menarik untuk direnungi..
Aku orang yang bahagia...diantara semua masalahku
Aku orang yang bahagia...diantara semua kebingunganku
Aku orang yang bahagia...diantara semua bahagiku
Katakan mantera ini pada diri sendiri..
Datanglah semua energi positif...

Yaa Rabb... izinkan aku menjadi hamba yang senantiasa bersyukur..
Amin...Amin...Amin...

Jakarta, 1 September 2009

Tidak ada komentar: